Nur Mujid Abdullah
Teknik Geodesi dan
Geomatika ITB
Indonesia 40132
ABSTRAK
Pembangunan kerangka
dasar perlu perencanaan yang matang sebelum pengukuran di lapangan. Hal ini
dimaksudkan agar pembuatan kerangkanya sesuai dengan tujuan pembuatannya. Salah
satu tahap perencanaan pembuatan kerangka dasar adalah dengan membuat desainnya
dan menganalisis kualitasnya. Salah satu metode untuk menguji kualitas desain
kerangka adalah perataan kuadrat terkecil. Di sini dibandingkan tiga jenis
desain kerangka vertikal dengan empat kasus pengukuran. Dari analisis yang
telah dilakukan, desain dan metode pengukuran ketiga menunjukkan kualitas
terbaik. Kualitas berikutnya secara berurutan adalah kasus keempat, dua dan
pertama. Persentase seberapa baik kualitas setiap kasus dibandingkan dengan
kasus ketiga secara berurutan dari kasus pertama adalah 27.32 %, 85.44% dan
86.21 %. Walaupun kualitas desain baik, belum tentu kasus ketiga yang akan
dilaksanakan dilapangan karena keterbatasan waktu, biaya dan tenaga. Untuk itu,
perlu adanya analisis secara keseluruhan untuk pemasangan kerangka dasar di
lapangan.
ABSTRACT
The establishment of geodetic reference frame needs a good planning before the field measurement. This condition utilise to gain the real benefit of geodetic network establishment. While we still plan the network, we should make the design and analys its quality. To analys the network quality, we have least square method to adjust the data. In this paper, I compare three designs with four cases. And from my computation, the third design and case shows the best among them. The quality decrease from case forth, second and first respectively. The comparation are 27.32 %, 85.44 % and 86.21 % from the first to the last respectively. Although the third quality is the best, I am not sure we should choose it as our network because we have to campare the cost, time and work that has to be done. So, to establish a good geodetic network we have to analysis the other factors too.