Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Juni 2024

Tanda-Tanda Gunung Berapi Akan Erupsi dan Kejadian Erupsi di Indonesia Tahun 2024

 Gunung berapi adalah fenomena alam yang menakjubkan, namun juga bisa menjadi ancaman yang serius. Mereka dapat melepaskan energi yang luar biasa dalam bentuk letusan, yang bisa merusak lingkungan dan mengancam kehidupan. Oleh karena itu, memahami tanda-tanda gunung berapi akan erupsi sangat penting. Berikut adalah beberapa tanda yang dapat diamati:

  1. Gempa Lokal: Gempa lokal atau gempa vulkanik adalah tanda pertama bahwa gunung berapi mungkin akan meletus. Gempa ini disebabkan oleh pergerakan magma di bawah permukaan.
  2. Hewan Turun dari Gunung: Hewan memiliki indera yang lebih peka terhadap perubahan alam. Jika banyak hewan yang turun dari gunung, ini bisa menjadi tanda bahwa gunung berapi akan meletus.
  3. Suhu Meningkat: Meningkatnya suhu di sekitar daerah gunung berapi adalah tanda lainnya. Cairan magma yang sangat panas di perut Bumi bisa membuat suhu di sekitar gunung berapi menjadi lebih panas.
  4. Mata Air Mengering: Jika mata air di sekitar gunung berapi yang biasanya menjadi sumber pasokan air mulai mengering, ini bisa menjadi tanda bahwa gunung berapi akan meletus.
  5. Tumbuhan Layu: Tumbuhan atau tanaman di wilayah gunung berapi bisa layu dan mati kering sebagai tanda bahwa gunung berapi akan meletus.
  6. Aktivitas Vulkanis: Munculnya sumber air panas, adanya kerucut atau kubah di atas puncak gunung berapi, serta bau belerang yang menyengat juga bisa menjadi tanda bahwa gunung berapi akan meletus.
  7. Pengeluaran Abu dan Uap Air: Pengeluaran abu dan uap air melalui lubang pada gunung yang terbuka bisa menjadi tanda bahwa gunung berapi akan meletus.

Berikut adalah beberapa kejadian erupsi gunung berapi yang terjadi di Indonesia pada tahun 2024:

  1. Gunung Ruang, Sulawesi Utara: Pada pertengahan April 2024, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kabar erupsinya Gunung Ruang. Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMGB), aktivitas gunung berapi tersebut naik ke level awas pada Jumat (19/4/2024). Gunung Ruang terus mengeluarkan erupsi yang eksplosif.
  2. Gunung Semeru, Jawa Timur: Gunung Semeru dilaporkan erupsi pada April 2024 dan juga pada Juni 2024. Berdasarkan laporan dari PVMBG, erupsi terbaru Gunung Semeru terekam pada Sabtu (20/4/2024) pagi dan Senin (3/6/2024) pukul 08.14 WIB.
  3. Gunung Merapi, Jawa Tengah: Gunung Merapi juga dilaporkan terus mengalami erupsi sejak awal April 2024. Pada tanggal 31 Mei 2024, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran sejauh 1 km.
  4. Gunung Ibu, Maluku Utara: Gunung Ibu di Halmahera, Maluku Utara, erupsi pada Minggu (2/6/2024) dan Senin (3/6/2024).
  5. Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur (NTT): Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi pada Senin (3/6/2024) pukul 09:21 WITA.
  6. Gunung Marapi, Sumatra Barat: Gunung Marapi juga mengalami erupsi pada kurun waktu Minggu-Senin, 2-3 Juni 2024.

Memahami tanda-tanda ini sangat penting untuk mempersiapkan diri dan mengambil tindakan pencegahan jika gunung berapi akan meletus. Selalu ikuti petunjuk dan arahan dari otoritas setempat untuk menjaga keselamatan. Selalu waspada dan tetap aman!

Minggu, 19 Mei 2024

Tutorial Menentukan Lokasi Episenter Gempabumi

 Pendahuluan

Gempabumi adalah fenomena alam yang terjadi akibat pelepasan energi yang terakumulasi di dalam bumi. Energi ini dilepaskan dan merambat dalam bentuk gelombang seismik. Titik di mana energi ini pertama kali dilepaskan disebut episenter.

Menentukan lokasi episenter gempabumi adalah langkah penting dalam studi seismologi dan mitigasi bencana. Berikut adalah langkah-langkah untuk menentukan lokasi episenter gempabumi.

Langkah-langkah Menentukan Lokasi Episenter

Langkah 1: Mengumpulkan Data

Data yang dibutuhkan adalah rekaman gelombang seismik dari minimal tiga stasiun seismograf. Data ini biasanya berupa grafik waktu versus amplitudo gelombang, yang disebut seismogram. Stasiun seismograf ini harus tersebar di berbagai lokasi untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Langkah 2: Menentukan Waktu Tiba Gelombang P dan S

Gelombang P (Primer) adalah gelombang seismik pertama yang tiba, diikuti oleh gelombang S (Sekunder). Dengan mengetahui waktu tiba kedua gelombang ini, kita dapat menghitung selisih waktu tiba, atau waktu S-P. Waktu ini dapat ditentukan dengan melihat seismogram dan mencatat waktu ketika amplitudo gelombang mulai meningkat secara signifikan.

Persamaan untuk menghitung waktu S-P adalah:

$t_{SP} = t_S - t_P$

di mana ( t_P ) adalah waktu tiba gelombang P dan ( t_S ) adalah waktu tiba gelombang S.

Langkah 3: Menghitung Jarak ke Episenter

Dengan menggunakan waktu S-P dan kurva waktu jarak yang telah ditentukan, kita dapat menghitung jarak dari setiap stasiun seismograf ke episenter. Kurva waktu jarak adalah grafik yang menunjukkan hubungan antara jarak dan waktu tiba gelombang seismik. Dalam prakteknya, kurva ini biasanya ditentukan secara empiris, tetapi secara teoritis, jarak dapat dihitung dengan rumus berikut jika kecepatan gelombang P dan S diketahui:

$d = v \cdot t_{SP}$

di mana ( v ) adalah kecepatan gelombang, yang merupakan rasio antara jarak dan waktu.

Langkah 4: Triangulasi

Dengan menggunakan jarak yang telah dihitung, kita dapat membuat lingkaran dengan jari-jari sebanding dengan jarak tersebut di sekitar setiap stasiun pada peta. Titik di mana ketiga lingkaran ini berpotongan adalah lokasi episenter. Ini adalah proses yang disebut triangulasi.

Perangkat Lunak untuk Membantu Menentukan Lokasi Episenter

Berikut adalah beberapa perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membantu menentukan lokasi episenter gempabumi:

  1. Virtual Earthquake1: Ini adalah aktivitas berbasis web yang interaktif yang dirancang untuk memperkenalkan konsep tentang bagaimana lokasi episenter gempabumi ditentukan dan bagaimana Magnitudo Richter dari gempabumi ditentukan. Anda akan diberikan seismogram dari gempabumi dan Anda harus menentukan lokasi episenter dan Magnitudo Richter dari gempabumi tersebut.

  2. IRIS Seismic Monitor2: Dalam aktivitas ini, siswa dapat memplot episenter gempabumi di seluruh dunia menggunakan laporan seismisitas terkini yang tersedia dari IRIS Seismic Monitor. Plot ini mengungkapkan zona aktivitas seismik sempit secara global yang akan membantu dalam memahami tektonik lempeng.

  3. Locating an Earthquake Using Triangulation3: Ini adalah alat interaktif yang menggunakan waktu kedatangan gelombang P dan S dari gempabumi untuk menentukan lokasi gempabumi. Setiap stasiun pada peta interaktif mencatat gempabumi dengan seismogram karakteristik.

Kesimpulan

Menentukan lokasi episenter gempabumi adalah proses yang melibatkan pengumpulan data, analisis waktu tiba gelombang seismik, dan triangulasi. Meskipun proses ini mungkin tampak rumit, dengan pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip dasarnya, kita dapat menentukan lokasi episenter dengan akurat, yang sangat penting dalam memahami dan merespons gempabumi.

Semoga tutorial ini bermanfaat dan membantu Anda dalam memahami proses penentuan lokasi episenter gempabumi. Selalu ingat, pengetahuan dan kesiapsiagaan adalah kunci dalam mitigasi bencana. Selamat belajar!

Rabu, 08 Mei 2024

Belajar bersama mencari One Piece

Dalam kehidupan yang terasa seperti alur deras yang tak terhentikan, mendapatkan ketenangan sering kali terasa seperti pencarian yang sulit. Namun, ada langkah-langkah konkret yang dapat Anda ambil untuk membawa kedamaian dan ketenangan ke dalam kehidupan Anda yang sibuk.


Di tengah hiruk-pikuk sehari-hari, langkah pertama yang perlu Anda ambil adalah menemukan waktu untuk diri sendiri. Sempatkan waktu setiap hari untuk beristirahat, merenung, atau bermeditasi. Ini adalah momen di mana Anda dapat menenangkan pikiran dan menyegarkan jiwa.


Kemudian, penting untuk membatasi paparan terhadap informasi yang tidak perlu. Berita negatif dan media sosial yang terus-menerus dapat memicu kecemasan dan stres. Tentukan batasan untuk diri Anda sendiri dan pilihlah waktu yang tepat untuk mengakses informasi tersebut.


Selanjutnya, tetapkan prioritas yang jelas dalam hidup Anda. Identifikasi apa yang benar-benar penting bagi Anda dan alokasikan waktu Anda sesuai dengan nilai-nilai itu. Belajarlah untuk mengatakan "tidak" pada hal-hal yang tidak mendukung tujuan Anda.


Tidak ketinggalan, lakukanlah aktivitas yang memberi Anda kebahagiaan. Temukan hobi atau kegiatan yang membuat Anda merasa hidup dan terinspirasi. Dengan meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal ini, Anda akan menemukan kedamaian dalam kesibukan Anda.


Manajemen stres adalah kunci lainnya. Temukan strategi yang efektif untuk mengelola stres, seperti olahraga, meditasi, atau terapi. Kenali tanda-tanda stres dan cari cara untuk meredakannya sebelum menjadi terlalu berat.


Penting juga untuk menjaga keseimbangan antara hidup dan pekerjaan. Tetapkan batas yang jelas antara waktu bekerja dan waktu bersantai, dan berikan diri Anda izin untuk benar-benar beristirahat saat pekerjaan selesai.


Bersyukur atas apa yang Anda miliki dan praktikkan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari. Fokus pada hal-hal positif dan berinteraksi dengan orang-orang yang mendukung Anda.


Jangan lupakan hubungan dengan alam. Meluangkan waktu di luar ruangan, menghirup udara segar, dan menikmati keindahan alam dapat memberikan ketenangan dan ketenangan batin.


Terakhir, terimalah ketidakpastian dalam hidup. Berdamailah dengan kenyataan bahwa tidak semua hal berada dalam kendali Anda, dan fokuslah pada hal-hal yang dapat Anda kontrol.


Dengan mengikuti langkah-langkah ini dan menjadikannya bagian dari rutinitas harian Anda, Anda dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup Anda, bahkan di tengah-tengah kehidupan yang sibuk dan menuntut.

Rabu, 26 Februari 2014

GMT (Generic Mapping Tools) di Linux/Unix

Setelah mengenal aku kenalkan penggunaan GMT di windows, sekarang aku mau cerita cara menggunakan GMT di Linux/Unix. Tapi sebelumnya aku mau memberitahu terlebih dahulu bahwa Linux/Unix yang aku pakai adalah Ubuntu dan Linux Mint tapi tutorial ini bisa juga digunakan oleh pengguna Linux/Unix lainnya seperti Redhat, CentOS, Mac, dll. 

Sekarang kita mulai ceritanya, pertama aku akan cerita tahapan instalasinya. Di Linux, untuk menginstall GMT ada dua cara, yaitu online dan offline instalasi. Mari kia mulai!

1. Instal GMT secara Online (Menggunakan Synapthic Package Manager)
Berikut tahapan menginstal GMT di Linux dengan menggunakan Synapthic:
  • Pastikan komputer anda terhubung dengan internet
  • Buka Synapthic anda (Bisa juga dengan menggunakan software installer lainnya)
  • Search gmt di kotak pencarian (Quick Filter)
  • Beri tanda centang pada setiap Package yang ada nama bagian gmt-nya (seperti gmt-tutorial, libgmt-dev) dengan cara mengklik kanan kotak disebelah nama Package tersebut lalu pilih Mark for Installation
  • Klik Apply
  • Tunggu sampai proses download dan instalasi selesai, selanjutnya anda bisa menggunakan GMT.

2. Instal GMT secara Offline (Menggunakan Terminal)
Karena tahapan ini merupakan tahapan instalasi secara offline, maka kita harus menyiapkan file instalasinya. Berikut tahapannya:
  1. Silahkan buka website gmt.soest.hawaii.edu (untuk GMT versi 5 ke atas) atau gmt.soest.hawaii.edu/gmt4/ (untuk GMT versi 4 kebawah) *Selanjutnya hanya akan aku jelaskan instalasi di GMT4
  2. Klik Download *Selanjutnya ada dua metode yang bisa digunakan. 
Metode a.
  • Klik INSTALL FORM
  • Baca baik-baik halaman yang terbuka, lalu download file install_gmt4.sh (simpan di home/user-name komputer anda contoh : home/kacang)
  • Selanjutnya isi parameter-parameter yang harus diisi di bawahnya, rekomendasi (biarkan seperti apa adanya)
  • Klik GET PARAMTERS 
  • Klik kanan di halaman baru yang terbuka, pilih Save page as ...
  • Pilih lokasi download yang sama dengan tempat anda mendownload install_gmt4.sh (home/kacang) dengan namafile yang tidak diubah (GMT4param.txt)
  • Klik Save
  • Selanjutnya, buka terminal dan pindah ke home/kacang 
  • Ketik perintah sh install_gmt4.sh GMT4param.txt lalu tekan Enter
  • Tunggu seluruh proses selesai, dan setelah selesai, tahapan selanjutnya adala mengeset environment shell anda. 
    • bash user 
      • ketik pico .bashrc
      • ketik di bagian paling bawah dari file yang terbuka
export NETCDFHOME=/home/kacang/netcdf
export PATH=/home/kacang/GMT4.5.?/bin:$PATH
export MANPATH=/home/kacang/GMT4.5.?/man/$MANPATH
  
      • tekan Ctrl + X, jawab y lalu enter
      • ketik source .bashrc lalu enter
    •  csh user
      • ketik csh
      • ketik pico .cshrc
      • ketik di file yang terbuka
setenv  NETCDFHOME /home/kacang/netcdf
set path=( /home/kacang/GMT4.5.?/bin $path)
set manpath =(/home/kacang/GMT4.5.?/man $manpath) 
      • tekan Ctrl + X, jawab y lalu enter
      • ketik source .cshrc lalu enter
      • tekan Ctrl + D 
Metode b.
Mirip dengan Metode a., namun ada beberapa perbedaan, yaitu:
  • Rekomendasi mengisi parameter (bagian B nomer 3. pilih I already have the GSHHG dst. lalu isi isian dibawahnya dengan /home/kacang dan bagian C nomer 1. pilih No FTP)
  • Download GMT dan GSHHG di bagian Mirrors, pilih lokasi terdekat. Atau bisa juga langsung masuk dengan link ini: GMT(Jepang) rekomendasi (download yang gmt-4.5.11-src.tar.bz2 dan gshhg-gmt-nc3-2.2.4.tar.bz2)
  • Download netcdf di ftp://ftp.unidata.ucar.edu/pub/netcdf/netcdf.tar.gz
  • Tahapan selanjutnya sama dengan Metode a., yang dimulai dengan membuka terminal hingga selesai.
Demikian cara instalasinya.. untuk mengecek berhasil atau tidaknya silahkan ketik salah satu perintah gmt seperti grdinfo, pscoast, psxy, dll.

Kamis, 13 Februari 2014

Belajar GMT buat Windows (bagian 3)

Sebelum memulai belajar ini, aku mau minta maaf karena sudah lama sekali tidak update posting. Aku tidak akan memberikan alasan kenapa aku lama tidak update postingan. Yang jelas aku merasa bersalah sudah lama tidak update postingan di blog ini. Masalah anda mau memaafkan atau tidak itu hak anda. 


"Apabila Anda menemukan masalah terkait instalasi atau link yang aku berikan tidak ditemukan, jangan malu-malu atau pun sungkan untuk menghubungi aku melalui email: nur.m.abdullah@gmail.com."

Pendahuluan terkait GMT sudah dibahas, instalasi sudah dibahas, berikutnya adalah cara menggunakannya. Bagian 3. ini merupakan tahapan akhir dari judul ini. Postingan berikutnya akan membahas hal-hal lain seperti instalasi di Linux. Jika Anda belum membaca postingan sebelumnya, silahkan lihat di indeks. 

MENGGUNAKAN GMT DI WINDOWS

Untuk menjalankan GMT di windows, ada beberapa metode, yaitu: memanggil melalui command prompt, mengedit dengan notepad++, menjalankan dengan metode windows biasa. Setiap metode ini ada kelebihan juga kekurangannya. Berikut kurang lebih gambaran setiap metode:

1. Memanggil melalui command prompt
Dengan metode ini Anda akan terbiasa dengan gaya hidup seperti para pengguna linux. Anda akan menjadi cepat mahir dan memahami serta hafal setiap perintah yang biasa digunakan di dalam GMT. Kelemahannya, apabila program yang ingin anda buat memerlukan tahapan yang berulang-ulang,  anda bekerjanya juga akan berulang ulang dan biasanya kalau anda mudah bosan. Hal ini kurang disukai karena perubahan sedikit di hasil memerlukan pengetikan perintah yang panjang. Selain itu, faktor perintah dasar pada command prompt (cmd) yang berbeda dengan linux serta pengaturan penamaan lokasi file di windows yang berbeda dengan di linux membuat hasil yang diharapkan sering tidak sesuai keinginan atau file yang dimaksud tidak terpanggil. 

2. Mengedit dengan notepad++
Inilah kenapa di waktu instalasi aku menganjurkan anda untuk emnginstal notepad++. Dengan ini anda tinggal men-double klik file program yang anda buat lalu tunggu hasilnya. Apabila hasilnya tidak sesuai keinginan edit file program tersebut dengan notepad++. Di bagian yang ini masih memiliki masalah terkait penamaaan lokasi suatu file. Solusi sederhananya adalah menempatkan file-file yang diperluka dalam satu folder yang sama. Akan tetapi, apabila ini dilaukan, jika anda bekerja dengan jumlah file yang banyak. Akan seberapa banyak nama file yang ada di folder tersebut?

3. Menjalankan dengan metode windows biasa
Metode ini hanya bisa dilakukan dengan menginstal GMT versi 5 keatas. Namun, tampilan program yang diberikan masih seperti cmd. Sehingga metode ini mirip dengan metode pertama namun ini dibuka dengan mengklik program GMT-nya. 

Setelah mengetahui cara menjalankannya, rekomndasiku adalah mengedit dengan menggunakan notepad++. Apa yang diedit? Bisa file program yang ada di tutorial yang sudah anda instal atau bisa juga anda mengcopy file program di internet atau dari teman anda. Perlu diketahui format file untuk program GMT adalah .bat jadi apabila anda membuat program baru simpanlah dengan format nama_file.bat. Untuk nama_file bisa anda ganti dengan apapun terserah anda. Berikut merupakan program beserta hasilnya yang aku peroleh dengan melakukan editing pada Example 1 milik GMT. Apabila ingin melihat seperti apa silahkan didownload dan gunakanlah dengan bijak.
hasil_sampel.ps

Selanjutnya silahkan anda pelajari sendiri. Postingan selanjutnya adalah menginstal dan menjalankan GMT di Linux (Ubuntu atau Linux Mint) disana akan dibahas lebih mendalam tentang perintah-perintah yang ada di dalam GMT. Selamat menikmati. 

Setelah aku ikuti tahapan di postingan sebelumnya, ternyata ada beberapa komputer yang harus melakukan sedikit aktivitas tambahan agar GMT yang telah diinstal bisa berhasil. Di akhir postingan ini aku berikan dua saran bagi yang belum bisa menjalankan GMT.

1. setelah selesai menginstal silahkan buka command prompt anda dan ketik pscoast lalu tekan enter. Apabila keluar peringatan bahwa perintah tersebut tidak ditemukan lakukan reboot komputer anda. Ulangi hal yang sama. Jika masih tetap tidak ditemukan lakukan saran kedua.
2. Buka Environment variables komputer anda. Bisa anda temukan dengan cara: Buka Explorer, di My Computer, klik kanan lalu pilih properties. Di Win7 anda harus memilih Advanced System Setting. Lalu buka tabs Advanced dan di bagian bawah klik Environment Variables. Tanpa melakukan apapun, klik Ok, pilih Ok lagi, kemudian silahkan coba kembali GMT anda. 

Jumat, 20 Desember 2013

Belajar GMT buat Windows (bagian 2.)

Sudah selesai di download semua yang aku suruh disiapin? Kalau sudah mari kita lanjutkan ke tahapan untuk instalasinya. Kalau belum silahkan kunjungi bagian pertama dari proses intalasi ini di sini.

1. Install Notepad++
Berikut tahapannya:
  • Double klik file notepad++ yang sudah anda download (format .exe), atau bisa juga klik kanan kemudian pilih run atau run as administrator.
  • Pilih English, Oke kemudian klik Next dan I Agree.
  • Pilih folder tempat notepad++ akan diinstal, aku rekomendasikan instal saja di tempat yang sudah default lalu klik Next dua kali dan klik Install.
  • Tunggu proses instalasi selesai, setelah selesai anda telah menginstal notepad++ yang dapat dibuka melalui Start lalu All Programs, pilih Notepad++.
2. Instal Ghostcript
Langkah-langkahnya:
  • Double klik file Ghostscript yang telah di download (format .exe), atau bisa juga klik kanan kemudian pilih run atau run as administrator.
  • Klik Next dan pilih I Agree.
  • Pilih folder tempat notepad++ akan diinstal, aku rekomendasikan instal saja di tempat yang sudah default  lalu klik Install.
  • Klik Finish (Aku sarankan untuk menghilangkan tanda centang di kotak Readme).
3. Instal GSview
Berikut urutan tahapan menginstall GSview:
  • Double klik file GSview yang sudah di download (format .exe), atau bisa juga klik kanan kemudian pilih run atau run as administrator.
  • Klik Setup, klik Next, dan klik Next lagi.
  • Sekedar saran (lebih ke rekomendasi) dariku, hilangkan centang di kedua kotak tersebut (Associate Postscript (.ps dan .eps) files with GSview dan Associate PDF (.pdf) files with GSview) lalu klik Next.
  • Pilih lokasi folder tempat menginstal GSview (saran: gunakan default) lalu klik Next, Klik Next lagi dan klik Finish.
  • Tunggu proses instalasi selesai, lalu klik Exit.
4. Instal SumatraPDF
PDF reader ini dapat diinstal dengan mengikuti urutan berikut.
  • Double klik file SumatraPDF yang sudah di download (format .exe), atau bisa juga klik kanan kemudian pilih run atau run as administrator. 
  • Klik Options
  • Pilih lokasi dimana SumatraPDF akan diinstal (saran: biarkan dilokasi defaultnya)
  • Beri centang pada pilihan yang ada di sana. Silahkan pilih sendiri berikut diskripsinya : Install PDF browser plugin for Mozilla, Chrome and Opera menyebabkan browser kita dapat membuka file .pdf tanpa harus mendownloadnya terlebih dahulu, Let Windows Dekstop Search search PDF documents menyebabkan pilihan PDF pada saat kita mencari data dikomputer kita dengan mengunakan perintah Search, Let windows previews of PDF documents menyebabkan file PDF di di komputer akan menggambarkan isinya jika moda yang digunakan untuk menampilkannya adalah Thumbnail. Sekedar info milikku tidak ada yang aku centang.
  • Klik Install SumatraPDF, tunggu hingga selesai lalu klik Start SumatraPDF.
5. Instal GMT
Disini akan aku paparkan tahapan menginstal GMT 4.5.11 32-bit.
  • Double klik file GMT yang sudah di download (format .exe), atau bisa juga klik kanan kemudian pilih run atau run as administrator. 
  • Klik Next.
  • Pilih lokasi tempat menginstal GMT (saran: biarkan gunakan lokasi defaultnya).
  • Klik Next.
  • Klik Install, lalu tunggu hingga proses instalasi selesai lalu klik Next dan Finish.
6. Instal GSHHG
Mirip dengan menginstal GMT, berikut tahapan menginstal GSHHG.
  • Double klik file GSHHG yang sudah di download (format .exe), atau bisa juga klik kanan kemudian pilih run atau run as administrator. 
  • Klik Next.
  • Pilih lokasi tempat menginstal GMT (saran: biarkan gunakan lokasi defaultnya).
  • Klik Next.
  • Klik Install, lalu tunggu hingga proses instalasi selesai lalu klik Finish.
7. Instal Tutorial PDF (opsional)
Di bagian terakhir ini, tahapannya sama persis dengan tahapan menginstal GSHHG.
  • Double klik file Tutorial yang sudah di download (format .exe), atau bisa juga klik kanan kemudian pilih run atau run as administrator. 
  • Klik Next.
  • Pilih lokasi tempat menginstal GMT (saran: biarkan gunakan lokasi defaultnya).
  • Klik Next.
  • Klik Install, lalu tunggu hingga proses instalasi selesai lalu klik Finish.

Jumat, 13 Desember 2013

Belajar GMT buat Windows (bagian 1.)

Di bagian kedua dari serial belajar GMT ini, aku mau menceritakan bagaimana cara mendownload dan menginstall GMT jika OS yang dipakai adalah windows. Aku menjelaskan cara menginstall GMT di Windows terlebih dahulu karena kebanyakan orang Indonesia masih menggunakan OS yang satu ini dalam komputernya.

Perlengkapan
Sebelum menginstal, berikut adalah hal-hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu:

1. Notepad++ 
Kegunaanya adalah untuk mengedit atau membuat program berformat .bat dengan tampilan yang menarik dan memiliki tab-tab. Software ini dapat didownload disini.

2. Ghostscript dan GSview 
Kegunaanya untuk menginterpretasi dan merender format output dari GMT. Ada dua software masing-masing untuk OS 64-bit dan 32-bit. Untuk OS 32-bit gunakan link ini Ghostscript dan GSview sedangkan untuk yang 64-bit gunakan Ghostscript dan GSView ini. Untuk mengetahui bit komputer Anda, klik Start, klik kanan My Computer, lalu klik Properties. Kemuadian Anda akan melihat propeties dari OS anda salah satunya yaitu bit-nya.

3. PDF reader
Ada banyak PDF reader yang dapat digunakan, aku merekomendasikan SumatraPDF karena filenya kecil, ringan dan dapat membuat file lain selain PDF, seperti EPUB, MOBi, DjVu dll. Dengan mengklik SumatraPDF, anda dapat mendownload software tersebut.

4. Software GMT
Ada dua bit sistem juga, kemudian disini akan aku kasih link buat GMT yang peling baru (versi 5.1.0) dan GMT yang paling stabil (versi 4.5.11). Apa perbedaannya? yang stabil cenderung sedikit bugs-nya sedangkan yang terbaru masih pengembangan. Berikut link downloadnya:
GMT 4.5.11          32-bit          64-bit
GMT 5.1.00          32-bit          64-bit
Kalau saran aku, sementara gunakan yang versi 4.5.11 dulu soalnya itu yang stabil daripada memakai yang versi 5.1.0 ditengah ketemu masalah malah bingung sendiri. Hasilnya 99.99% sama antara kedua versi tersebut.

5. File GSHHG
Berisi data garis pantai, batas administrasi, dan sungai. Di Download di sini.

6. File Sampel Program dan Tutorialnya (opsional)
Sementara file ini hanya tersedia untuk yang versi 4.5.11. Filenya dapat di download di sini. File tutorialnya secara terpisah dapat diunduh di sini.

Sementara selesaikan dulu download semua persiapan yang ada. Kira lanjutkan di bagian berikutnya.

Rabu, 04 Desember 2013

Belajar GMT (Generic Mapping Tools)

Kenalan yuk ama GMT....

Kebanyakan orang akan berpikir kalau GMT itu waktu Greenwich (Grenwich Meridian Time) tapi yang aku mau bahas disini bukan GMT yang itu. Aku mau belajar GMT yang merupakan singkatan dari Generic Mapping Tools. Trus, apa itu GMT yang ini? GMT merupakan perangkat lunak open source yang berisikan program-program untuk mengolah dan menampilkan data dua dimensi (xy) dan tiga dimensi (xyz), termasuk di dalamnya pembuatan data raster, pemfilteran dan berbagai bentuk pengolahan data citra serta berbagai bentuk sistem proyeksi. GMT menyimpan data 2D dalam format grid netCDF yang kemudian digabungkan dengan data GIS lainnya seperti garis pantai, sungai, batas administratif suatu daerah atau negara, dan koordinat-koordinat dari obejek geografis lainnya. Pengguna harus mengkonversi format data yang mereka miliki (seperti citra satelit dan DEM) dari sumber lain kemudian mengimpornya ke format netCDF. Output dari GMT sendiri adalah diagram dengan format Postscript (PS) atau Encapsulated Postscript (EPS). 

Sebelum belajar lebih jauh, sebaiknya aku kenalin dulu siapa orang yang memulai membuat perangkat lunak ini. Adalah Paul Wessel dan Walter H. F. Smith, dua orang yang memulai menulis program ini di tahun 1988 di Lamont-Doherty Earth Observatory. Kemudian secara resmi dipublikasikan tanggal 7 Oktober 1991 dengan lisensi GNU General Public hingga saat ini telah terbit versi 5.1.0 yang terbit tanggal 5 November 2013. Awalnya GMT ini merupakan singkatan dari Gravity, Magnetism, dan Topografi, tiga tipe dasar dati geofisik. Seluruh program dalam GMT ditulis dalam bahasa pemrograman C/C++. 

Mungkin karena belum tahu, ada yang dalam hati berpikir kok gak ada skrinsutnya ya? Jawabannya, Program ini pada prinsipnya adalah membuat script (kode) agar memudahkan untuk kegaitan yang rutin dilakukan. Jadi, kalau mencari skrinsut ya tergantung sistem operasi (OS) yang digunakan atuh, O iya, GMT sekarang sudah bisa dipakai di Unix atau Unix-like, seperti Ubuntu, CentOS, Linux Mint, dll; Mac, dan Windows. So, kalau mau menjalankan program ini, di  (OS) Unix dan Mac, buka aja terminal sedangkan kalau di Windows bisa menggunakan cmd.exe.

Aku tadi bilang kalau program ini scripting dan memudahkan untuk kegiatan rutin ya? Karena perangkat lunak ini open source, kamu bisa mencari script-script yang ingin kamu buat di internet atau minimal contohnya, walaupun dari GMT sendiri juga sudah disediakan. Keuntungan dari itu adalah, kalau kamu pengguna Windows setia dan gak pengen ngotak-atik PC atau laptop kamu dengan yang berbau Unix, kamu bisa pake perangkat lunak notepad atau notepad ++ untuk mengedit script yang ada dan disesuaikan dengan data yang kamu miliki dan hasil yang kamu pengen.

Kalau masih penasaran kelanjutannya ikuti aja blog ini atau malah bingung, sabar. Kita belajar pelan-pelan aja yang perting akhirnya bisa. Kalau kamu geoscientist gak bakalan nyesel belajar GMT. Banyak banget manfaatnya. A bien tot. See you soon.

Jumat, 29 Maret 2013

Mendownload model tinggi digital gratis (GEBCO) bagian 3/3

Data GEBCO tidak hanya berisi informasi yang terkait daratan saja namun juga memberikan informasi kedalaman dari permukaan tanah dari permukaan laut. Informasi lebih lnegkap mengenai data GEBCO dapat dilihat di situsnya di www.gebco.net. Berikut tahapan mengunduh data GEBCO.

1. kunjungi laman ini: https://www.bodc.ac.uk/data/online_delivery/gebco
2. lakukan registrasi pada laman tersebut dengan mengklik kata register di bagian kanan atas laman tersebut kemudian mengisi informasi yang diperlukan. Berikut tampilan laman tersebut.
Gambar 3.1 Tampilan alamat temapt mengunduh data GEBCO
3. tunggu konfirmasi dari pihak GEBCO, setelah mendapat konfirmasi barulan anda dapat mangunduh dengan terlebih dahulu melakukan log in.
4. isi batas daerah yang anda inginkan,
5. pilih ukuran grid yang ada inginkan, ada tiga pilihan yang penjelasan dari tiap pilihan tersebut dapat dilihat jika anda mengklik icon tanda tanya di sebalah pilihan tersebut.
6. download file documentation untuk mengikat kita agar hanya menggunakan data tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.
7. download datanya

File format dari data GEBCO adalah format netCDF atau .nc dapat dibuka dengan perangkat lunak Global Mapper atau menggunakan GMT.

Kamis, 28 Maret 2013

Mendownload model tinggi digital gratis (SRTM) bag. 2/3

Melanjutkan posting sebelumnya, pada kesempatan ini akan aku paparkan langkah-langkah mengunduh data SRTM. Anda bisa mendownload data SRTM dari beberapa situs yang manyadiakannya tapi aku hanya akan memberikan dua situs. Pertama adalah dari http://srtm.csi.cgiar.org/SELECTION/inputCoord.asp sedangkan yang kedua adalah http://topex.ucsd.edu/gmtsar/demgen. Situs pertama memberikan hasil per 5 derajat sedangkan untuk situs kedua hasil yang diberikan setiap 2 derajat. Apa keuntungan dari ukuran seperti itu, Anda sendiri yang menentukan. Perlu di ingat format memasukkan koordinat pada tutorial ini adalah dalam format bahasa inggris, artinya jika anda ingin menulis 2,5 tulislah 2.5.

Untuk situs pertama, buka laman tersebut dengan mengklik link di atas atau mengetik ulang apa yang tertulis disana. Kemudian anda akan melihat laman seperti berikut.
Gambar 2.1 Tampilan laman srtm.csi.org
Di laman tersebut, anda dapat memilih sumber data yang anda inginkan, yaitu CGIAR-CSI, HarvestChoice, dan JRC (defaultnya CGIAR-CSI). Kemudian, pilih juga cara memilih daerah yang ingin anda download, ada tiga pilihan, pilih banyak, mendrag mouse, dan memasukkan koordinat batas daerah yang anda pilih. Untuk pilihan terakhir ada dua tipe penulisan koordinat yang dapat anda pilih, dalam derajat (DD) atau derajat menit detik (DMS). Selanjutnya ketik batas terkecil dan terbesar dari bujur dan lintang daerah anda. Kritaria berikutnya yang harus anda pilih adalah format keluaran dari pencarian anda, disini ada dua tipe yaitu  Geotiff dan ArcInfo ASCII. Setelah anda pilih format file keluaran, klik kotak yang berwarna kuning bertuliskan Click here to begin search. Akan tampil hasilnya seperti yang tampak pada gambar berikut.
Gambar 2.2 Tampilan hasil pencarian dari laman CSI
Akan tampil jumlah data yang dapat anda download di bagian atas dari gambar di atas. Anda harus mendownload semua file tersebut jika anda memerlukannya. Anda dapat mendownload (mengunduh) file yang anda inginkan dengan mengklik tanda panah warna hijau yang kedua pada setiap barisnya. 

Tahapan pada situs kedua lebih sederhana, anda buka link tersebut lalu akan tampil laman seperti berikut.
Gambar 2.3 Tampilan laman demgen dari GMTSAR
Pilihan yang harus anda lakukan adalah tipe data apa yang ingin anda download SRTM3, SRTM1 atau ASTER. Perlu anda ketahuan SRTM1 hanya tersedia di Amerika Serikat saja. Lalu masukan batas lintang dan bujur terbesar dan terkecil. north untuk lintang paling besar, south untuk lintang paling kecil, west untuk bujur terkecil, dan east untuk bujur terbesar. Selanjutnya klik tombol bertuliskan Generate, tunggu hingga keluar kata download di bawah tombol tersebut. klik kata tersebut untuk mengunduh file yang anda inginkan.

Demikian cara mengunduh file DEM SRTM. Jika anda menemui masalah silahkan kontak saya di nur.m.abdullah@gmail.com. 


Selasa, 05 Maret 2013

Mendownload model tinggi digital gratis (ETOPO1) bag. 1/3

Model tinggi digital atau Digital Elevation Model (DEM) digunakan untuk berbagai keperluan. Di bidang geodesi, DEM dimanfaatkan untuk keperluan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai model tinggi yang sudah digital dan akurasi dan ketelitian yang cukup baik. Selain itu, cakupan dari DEM yang dapat diunduh dengan gratis ini sudah meliputi seluruh pemukaan bumi. Pada kesempatan ini, aku akan memberikan sejenis tutorial bagaimana mengunduh data DEM khususnya data SRTM, ASTER, GEBCO, dan ETOPO.

Pada kesempatan ini, aku buatkan bagaimana mendownload data ETOPO1:

1. Kunjungi laman ini (http://maps.ngdc.noaa.gov/viewers/wcs-client/) dan akan tampak seperti gambar berikut.
Tampilan laman NOAA untuk mendownload data ETOPO1
2. Pilih area yang ingin Anda download, caranya dengan mengklik tanda bertuliskan XY pada pojok kiri atas dari peta kemudian masukkan batas-batas daerahnya. (Catatan: untuk daerah di selatan garis ekuator beri tanda minus, begitu juga untuk daerah di barat nol Greenwich). Berikut contoh untuk mengunduh wilayah Indonesia.
3. Di kiri bawah laman tersebut, pilih layer yang diinginkan. Untuk keperluan kita ada dua pilihan yaitu (ice dan bedrock). ice akan memberikan hasil es untuk daerah yang menutupi Benua Antartika sedangkan bedrock hasil di benua tersebut akan menunjukkan batuan yang ada di balik esnya. 
4. Pilih format data yang ingin kita dapatkan (ada 5 pilihan yang dapat kita ambil, yaitu GeoTIFF, ArcGIS ASCII Grid, XYZ, GMT NetCDF dan NetCDF). GeoTIFF memberikan hasil berupa file berformat .tif yang dapat dibuka dengan perangkat lunak standard untuk membuka file gambar (jpeg, png, bmp dan lain-lain), XYZ memberikan hasil berupa tabel yang terdiri dari tiga kolom, meridian (bujur), lintang dan tinggi. Format yang lain memerluakan perangkat lunak khusus untuk membukanya. ArcGIS ASCII Grid perlu perangkat lunak GIS seperti ArcGIS, QauntumGIS, GlobalMapper, dll.
5. klik click here to download yang tampak pada sebelah kanan pilihan format hasil yang kita pilih.